Cerita Sosok Berjubah Hitam Setiap Malam Jumat Kliwon di Makam Marhaen

Cerita Sosok Berjubah Hitam Setiap Malam Jumat Kliwon di Makam Marhaen

Baca Juga



Makam Marhaen berada di Kampung Cipagalo, RT 04/03, Kelurahan Mengger, Bandung Kidul, Kota Bandung.
Marhaen merupakan seorang petani kecil yang menginspirasi presiden pertama RI Ir Soekarno.
Pada tanggal 5 April 1981, dilakukan peresmian pemugaran makam Marhaen oleh Ketua Yayasan Saluyu Bandung.
Bangunan makam Marhaen berukuran sekitar 3x4 meter persegi terpencil di daerah pinggir permukiman masyarakat.
Ait (54), cucu Marhaen mengatakan, di malam Jumat Kliwon, ada saja orang yang datang ke rumahnya untuk meminjam kunci makam Marhaen.
"Ada saja yang datang kalau Jumat Kliwon, mereka tidur di dekat makam Ki Marhaen. Katanya mereka sering melihat sosok Marhaen berjubah hitam dan mereka suka meminta Ilham," ujar Ait.
Beberapa orang yang datang saat Jumat Kliwon, ada yang membawa keris.
Ait, merupakan anggota keluarga Marhaen yang setia merawat makam kakeknya.
Ditanya soal alasan banyaknya orang yang suka mengunjungi makam kakeknya saat Jumat Kliwon, Ait hanya tersenyum.
Dia mengaku tidak pernah merasakan ada keanehan selama membersihkan makam.
"Kepercayaan orang berbeda-beda, ya kalau mau pinjam kunci makam, ya saya berikan saja," ujar Ait.
Apa yang diceritakan orang-orang yang mendatangi makam Marhaen di Jumat Kliwon, tidak pernah dirasakan Ait.
Ada 8 Makam
Pada tanggal 5 April 1981, dilakukan peresmian pemugaran makam Marhaen oleh Ketua Yayasan Saluyu Bandung.
Bangunan makam Marhaen berukuran sekitar 3x4 meter persegi terpencil di daerah pinggir permukiman masyarakat.
Terdapat delapan makam di dalam bangunan berukuran 3x4 meter persegi ini.
Makam Bapak Marhaen, Istri Marhaen, Abah Udung anak Marhaen, Ibu Kasih menantu Marhaen, dan cucu Marhaen.
Di dalam makam tersebut, terdapat bingkai foto yang berisikan foto anak Marhaen dan menantu Marhaen.
Beberapa sisi tembok makam tidak lagi putih bersih, terlihat ada corak kecokelatan dari bekas air hujan yang masuk karena talang air yang rusak.
Tepat di depan makam Marhaen, terdapat enam makam warga yang terlihat tidak terawat.
Cucu Marhaen, Ibu Ait yang tinggal sekira 100 meter dari makam, selalu membersihkan makam Marhaen.
Ait mengaku, tidak sempat mengenal Marhaen, Ait hanya mengenal istri dari Marhaen, kakeknya.
Ait tinggal bersama anak dan cucunya di rumah yang kondisinya sangat memprihatinkan.
Sumber : http://jabar.tribunnews.com

Related Posts

Cerita Sosok Berjubah Hitam Setiap Malam Jumat Kliwon di Makam Marhaen
4/ 5
Oleh